Meskipun banyak versi, tapi cerita paling populer bermula dari
biksuni (biksu wanita) yang melarikan diri ke Yunnan bernama Ng Mui. Dia
merasa iba dengan seorang gadis bernama Wing Chun yang dipaksa menikah
oleh kepala gangster yang menguasai daerah gadis jelita itu. Ng Mui bisa
saja langsung menghajar kepala gangster itu untuk menolong Wing Chun,
tapi risiko yang harus ditanggung terlalu besar, yaitu terlacak oleh
tentara Qing yang sedang gencar memburunya. Ng Mui berpikir keras untuk
menemukan metode yang singkat dan efektif untuk mengajari sang gadis
beladiri. Singkat cerita setelah ditemukan cara yang efektif, Wing Chun
belajar dengan sangat giat,agar bisa mengalahkan pria yang lebih besar
dan ahli beladiri. Saat acara lamaran tiba kepala gangster itu pun kaget
ketika gadis pujaannya menolak permintaannya, yang membuat emosinya
naik, tapi hal itu tidak berguna ketika Wing Chun mampu mengalahkannya
dengan mudah.Wing Chun akhirnya menikah, dan mengajarkan beladiri ini kepada suaminya. Setelah itu secara turun temurun beladiri ini diturunkan dengan nama leluhurnya yaitu, Wing Chun. Tak banyak informasi yang bisa didapat tentang persebaran beladiri dari ini, tapi menjadi semakin terkenal ketika masa-masa Leung Jan, yang merupakan pendekar dan tabib yang terkenal di Fo Shan, yang kemudian menurunkan ilmunya pada anaknya Leung Bik, dan muridnya Chan Wah Sun. Dua murid besar inilah yang selanjutnya menjadi guru dari Great Grandmaster yang kelak akan mempopulerkan beladiri Wing Chun ke penjuru dunia, Ip Man.
____________
Oleh: Haeruman Santri
[Tulisan ini kami sadur dari artikel Web Tradisional Ip Man Wing Chun Jogjakarta]






